Sebagai manusia jaman modern ini, orang-orang
dituntut untuk bekerja dari pagi hingga sore. Tidak hanya bapak-bapak sebagai
suami, akan tetapi juga ibu-ibu ikut untuk bekerja karena tuntutan hidup yang
semakin tinggi. Alhasil anak-anak akan dititipkan pada pembantu atau tampat
penitipan anak. Apakah ini akan berdampak pada kedekatan anak dengan kedua
orangtua? Tetap berdampak yang kurang untuk kedekatan anak dan orangtuanya
tetapi hal ini bisa disiasati.
Sebelum membahas itu, mari kita renungkan terlebih dahulu mengapa orangtua harus dekat secara emosi dengan anak, bukan hanya fisik. Kedekatan ini terkadang terlupakan karena orangtuanya sibuk mengejar karir dan kedekatan itu tidak hanya dengan ibu akan tetapi juga dengan ayah. Banyak anggapan bahwa juga mengasuh itu tugas ibu, sedangkan ayah yang mencari nafkah, anggapan ini seharusnya mulai sekarang kita hapus perlahan-lahan. Anak butuh dekat dengan dengan kedua orangtuanya, sesibuk apapun orangtuanya. Kondisi ini menuntut peranan yang lebih buat ayah dan ibu yang bekerja. Di media sosial baru ramai bahwa Indonesia adalah negara yang tidak punya ayah, ayah hanya bekerja mencari uang dan tidak mengasuh maupun mendidik anak. Anak-anak di Indonesia cenderung kehilangan sosok ayah yang mencontohkan ketegasan, percaya diri, dan lain sebagainya. Ditambah lagi sekarang banyak ibu-ibu yang bekerja, ini akan berdampak kurang baik untuk kedekatan anak.


